"Jumlah atlet 209 orang yang mewakili dari sembilan kabupaten kota yang ada di Kaltim," katanya kepada korankaltim.com, Jumat (10/12/2021).
Awang menyebutkan adapun tujuan pelaksanaan ini ialah untuk pembinaan serta mencari bakat-bakat atlet muda yang diharapkan akan timbul atlet muda yang nantinya di persiapkan untuk estafet pengganti atlet-atlet yang senior.
"Kemudian sekaligus mempersiapkan untuk Porprov 2022 di Berau, jadi anggap saja ini ajang pra Porprov karena kan pra Porprov kita kan tidak ada dari Pemerintah Provinsi. Makanya kabupaten kota rata-rata datang semua dan makanya kegiatan ini dianggap seperti pra Porprov," sebutnya.
Turnamen ini juga sekaligus melihat peta kekuatan lawan yang nantinya bakal bertemu di Porprov 2022 Berau. Awang mengaku optimis dalam Porprov mendatang, Kukar bisa juara umum untuk Cabor Tenis Meja.
"Kita target dari tujuh medali yang diperebutkan maka kita targetkan dapat empat emas," terangnya.
Sementara itu Ketua KONI Kukar Rahman yang membuka secara resmi gelaran ini menyatakan siap memberikan dukungan kepada PTMSI, karena dinilai sebagai Pengkab yang konsisten melakukan pembinaan olah raga. Oleh karenanya KONI Kukar juga senantiasa berupaya untuk merealisasikan memberikan perhatiannya dalam bentuk bantuan operasional ataupun bantuan peralatan latihan bagi PTMSI Kukar termasuk dukungan di kegiatan KONI Cup yang kelima ini.
"Tenis meja di Kukar selalu setiap tahun saya berikan bantuan untuk melaksanakan kejuaraan, jadi yang menjadi ketua umum PTMSI Kukar ini adalah orang yang tepat, karena kalau tidak mendapatkan bantuan dari KONI, pribadinya (uang, red) yang keluar, makanya para Pengkab, kalau milih ketua Pengkab jangan hanya ingin menerima bantuan dari KONI nya saja, ketua Pengkab juga harus bertanggungjawab," tegasnya Maman sapaannya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan