"Tujuan dari kegiatan ini untuk membekali, atlet Kaltim dan pelatih yang akan dipersiapkan ke PON Papua," kata Ketua PP KORI Kaltim, dr Sadik Sahil
"Karena ini menjadi tanggung jawab kami sebagai Pembina Kesehatan Olahraga (PP KORI), karena kami unit fungsional dari KONI Kaltim," sambungnya.
Sehingga lanjut Sadik, diharapkan peran dari PP KORI ini dapat membantu prestasi olahraga Tim PON Kaltim.
"Peran kami ya, membekali atlet maupun pelatih yang akan berlaga di PON, demi mencapai prestasi," imbuhnya.
Sadik menambahkan ada tiga materi pelatihan yang diberikan, yakni penanganan cidera olahraga, bagaimana dapat menolong atlet.
"Misal tidak sadarkan diri dan sakit jantung, patah tulang serta lainnya. Mereka diharapkan bisa melakukan pertolongan pertama, sebelum bantuan medis datang," terangnya.
Kedua, memberikan pembekalan psikologi atlet, jika mereka mengalami stres atau trauma. Karena, menurutnya ini penting dan bisa mengganggu performa atlet.
"Apalagi di Papua ini suasananya berbeda, dari PON sebelumnya, misalnya terkait keamanan di sana, pasti ini berpengaruh dengan pemberitaan yang ada, terlebih adanya pandemi covid-19 ini pasti berpengaruh," bebernya.
Terakhir, terkait zat-zat atau obat yang perlu diketahui oleh atlet, yakni doping, karena jelas penggunakan obat-obatan tersebut dilarang.
"Mudahan para atlet Kaltim, saat berlaga di PON bisa terhindar dari penggunaan doping, dan ini bisa saja secara sadar dilakukan atau juga secara sadar. Inilah yang perlu diperhatikan, mudahan pembekalan ini dapat membantu saat berlaga di Papua, san prestasi bisa dicapai," pungkasnya.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan