"Jadi, dari hasil pertemuan dengan Ketua KONI Kaltim, itu kami diberikan tiga bulan, ya artinya itu mulai 1 Juli," sambungnya.
Nah, lanjut kata Budhi, jika memang dimulai 1 Juli, maka dari sekarang harus mengurus segala sesuatunya mulai dari tempat latihan, tempat tinggal serta akomodasi selama di Kutim.
"Karena kan kami masuk dalam area KPC, sehingga perlu dipersiapkan dari sekarang, segala sesuatunya," imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan kembali mengatur jadwal untuk bertemu dengan Ketua KONI Kaltim atau perwakilannya Kabid Binpres.
"Dalam waktu 1-2 hari ini saya akan menghadap ke KONI Kaltim, terkait bagaimana mekanismenya, apakah 1 Juli langsung masuk atau seperti apa," terangnya.
Seperti diketahui, sejak 1 Juni lalu tim kriket putri telah berkumpul di Samarinda untuk menjalani latihan bersama di komplek Stadion Madya Sempaja.
"Kemarin itu kan dari pihak konsultan kalau bisa pemain dikumpulkan, makanya kemarin kami langsung kumpulkan dan alhamdulillah bisa," ujarnya.
"Tetapi ya hanya latihan memukul dan melempar, karena lapangan tidak memungkinkan dan juga pasti ada kejenuhan, kalau game ya pastinya terbatas dan tidak maksimal," sambungnya.
Untuk diketahui saat ini terdapat 14 pemain putri dan dua pelatih yang menangani tim.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan