"Dari awal April kami sudah mulai sentralisasi mandiri di Stadion Palaran, dengan anggaran Pengprov," tuturnya.
"Kalau untuk programnya ya sudah 70 persen lah. Tetapi, memang dari 13 kuota kami, masih 10 yang kumpul, sisanya masih ada kendala," sambungnya.
Terkait kendala yang dihadapi, Iwan Jack sapaan akrabnya, mengatakan terkait dengan properti yakni poin (pegangan).
"Itu ada namanya volume, itu ada yang ukuran kecil, sedang dan besar. Yang besar ini kami tidak ada, kalau di Pulau Jawa itu mereka sudah uptodate, ya kalau kami ini belum ada, padahal ini sangat penting, yang namanya pegangan ini kan menghafal bagaimana caranya, jadi memang sangat krusial," bebernya.
Jadi, memang kata Iwan, kendala yang dihadapi tersebut terkait dengan poin itu.
Sejak jauh hari sebelum April pihaknya juga telah mengajukan ke KONI Kaltim, tetapi belum terealisai.
"Kalau yang lain ya, paling anggaran kas kami untuk sentralisasi ini yang mulai menipis, itu saja," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan