Ia mengatakan sebelum dilakukan pelantikan tersebut pihaknya mengaku jika program Pabsi Kaltim telah berjalan.
"Mulai dari pembenahan organisasi, serta kepengurusan di daerah-daerah, nah ini hampir selesai, dan beberapa dari mereka juga sudah memegang Surat Keputusan (SK) resmi," ungkap Agil.
Selama ini, kata Agiel hanya beberapa daerah saja yang masih menonjol, untuk cabang olahraga (cabor) angkat besi.
"Seperti Samarinda dan Balikpapan. Nah, untuk saat ini kami ingin semua daerah juga bisa memiliki atletnya untuk dibina dan ini yang mau kami dorong," terangnya.
"Ya, artinya daerah itu benar-benar memiliki atlet yang merek bina sendiri, bukan mengambil dari daerah lain. Jadi, fokus kami kesitu," sambungnya.
Saat disinggung soal persiapan di PON XX 2021 Oktober mendatang di Papua, ia mengaku saat ini atlet dalam kondisi sangat baik.
"Kondisi anak-anak sangat baik dan ini kami juga pantau terus perkembangan mereka. Dan dari hasil tes parameter kemarin juga ada peningkatan," imbuhnya.
Saat ini sebanyak 5 atlet angkat besi Benua Etam yang nantinya akan berlaga di ajang multi event empat tahun sekali tersebut.
"Kami juga berharap untuk, atlet yang peringkat 4 dan 5 ini juga bisa berangkat, ya kami masih perjuangkan juga ke KONI Kaltim," tandasnya.
Untuk diketahui pelantikan Pengprov Pabsi tersebut dilaksanakan serentak dengan provinsi lainnya secara virtual, oleh Ketua PB Pabsi Rosan P. Roeslani.
Selain, itu juga dihadiri Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya, yang mewakili PB Pabsi dalam penyerahan bendera Pataka, kepasa Ketua Pengprov Pabsi yang dilantik.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi