Ketua ESI Kaltim, Brigjen TNI Moch Amin dalam sambutannya menuturkan dengan terbentuknya cabang olahraga esports ini, diharapkan seluruh pengurus, nantinya dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksinya.
"Ya, artinya diharapkan mereka bisa mengembangkan dan menciptakan atlet-atlet potensial, sehingga mampu menjadi atlet yang berprestasi baik di nasional maupun internasional," ungkapnya.
"Jadi, setelah dilantik ini, meski masih dalam situasi pandemi, diharapkan tetap langsung bekerja, karena banyak hal yang perlu dikerjakan. Tetapi, tetap dengan mentaati prokes," sambungnya.
Lebih lanjut kata dia, dengan melihat perkembangan esports saat ini, yang sudah menjadi cabor prestasi diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet untuk menjadi atlet profesional.
"Jadi, tidak lagi dipandang sebelah mata, karena olahraga ini bukan hanya sekedar bermain, tetapi ada prestasinya. Bahkan sampai tingkat dunia," imbuhnya.
Untuk itu pihaknya, akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus, jika tidak ada kontribusinya untuk apa dipertahankan.
"Kalau program yang ada ini tidak jalan di daerah-daerah ya, kami evaluasi. Karena harapan kami dengan dibentuknya kepengurusan ini untuk mencetak atlet berprestasi," pungkasnya.
Sementara, Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya yang turut hadir dalam pelantikan tersebut mengatakan dengan terbentuknya seluruh pengcab kabupaten/kota, ini adalah bentuk keseriusan dalam mengembangkan esports di Kaltim.
"Ini bukti keseriusan dari Pengprov ESI Kaltim dalam mengembangkan cabor ini, apalagi akan ada evaluasi pengurusnya, jika memang program tidak jalan," ujarnya.
Ia berharap cabor esports tersebut ini bisa menjadi salah satu cabor yang berkontribusi dalam mendulang medali di ajang nasional maupun internasional.
"Yang pasti esports ini bisa menjadi salah satu andalan Kaltim, dan berkontribusi dalam meraih prestasi. Apalagi kalau dilihat peminatnya ini bukan ratusan, tapi ribuan di Kaltim," pungkasnya.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan