“Alhamdulillah lancar, kemarin laga semifinal digelar di Desa Sabintulung empat kesebelasan yang bertanding yakni Benua Puhun melawan Muara Kaman Ilir, dan Sabintulung menghadapi Puan Cepak,” kata Haji Nan sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Minggu (6/12/2020) hari ini.
Partai final sejatinya akan dilaksanakan di Lapangan Pelita Mahakam yang terletak di Desa Muara Kaman Ilir sesuai kesepakatan pihak penyelenggara pada saat awal turnamen ini dilaksanakan. Namun setelah memasuki babak penyisihan di 8 Besar terpaksa dialihkan ke Lapangan Haor Kuning, Desa Benua Puhun dan laga semi final kemarin dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Gunung, Desa Sabintulung.
“Untuk laga final tanggal 12 Desember pekan depan setelah Pilkada, Juara 3 dan 4 tanggal 11 Desember di Lapangan Pelita Mahakam Muara Kaman Ilir. Yang pasti secara keseluruhan Liga Desa untuk kali perdana yang dilaksanakan di Muara Kaman ini berlangsung sukses dan cukup lancar sejauh ini,” ungkapnya.
Adapun desa-desa yang terlibat pada Liga Desa se Kecamatan Muara Kaman ini ialah Muara Kaman Ulu, Bukit Jering, Lebaho Ulaq, Rantau Hempang, Sabintulung, Sedulang, Menamang Kanan, Bunga Jadi, Muara Kaman Ilir, Sido Mukti, Muara Siran, Cipari Makmur, Benua Puhun, Puan Cepak, Pancajaya dan Teratak.
“Insya Allah untuk Muara Kaman ini jadi percontohan gelaran Liga Desa bagi kecamatan lainnya. Kami memang berupaya Liga Desa ini bisa terselenggara di 18 Kecamatan dengan berkoordinasi bersama pak Camat setempat dan juga Korwil masing-masing kecamatan. Harapanya bisa mendapatkan pemain-pemain asli daerah kita sendiri yang bertalenta,” kata Haji Nan. (*)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur