Diketahui, pekan lalu Kamis (15/10/2020) lalu dari staf Sekretariat Kabinet dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, melakukan kunjungan ke Kaltim, dengan tujuan mendapatkan rekomendasi di bidang olahraga, terkait pengelolaan dan pemanfaatan sarana stadion olahraga.
Hal ini diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Prasarana Olahraga Stadion Utama Palaran, Masbar, saat dikonfirmasi Kamis (22/10/2020) hari ini.
"Kunjungan mereka kesini untuk meninjau venue pasca PON milik Kaltim," tuturnya.
"Jadi, masih melakukan inventarisir terkait dengan permasalahan yang dihadapi Stadion Palaran. Ya, kami bilang terkait anggaran dalam merawat," sambungnya.
Lanjut dikatakan Masbar, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diakuinya bukan tak bisa digunakan, tetapi diakuinya bukan menjadi skala prioritas.
"Kalau APBD, ya bukan tidak bisa, tetapi bukan skala prioritas, sehingga tidak mungkin menggunakan APBD," terangnya.
Sehingga, pihaknya mengaku memberikan usulan dengan mengacu pada UU Keolahragaan Nasional, tentang pemeriharaan sarana antar daerah dan pusat. Supaya, nantinya bisa ditindaklanjuti melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kami ada usulkan, supaya bisa ditindaklanjuti, sehingga mereka menyarankan untuk membuat surat langsung, melalui sekretaris kabinet, agar bisa sampai. Nah, bagusnya itu gubernur yang menandatangani suratnya, makanya nanti akan kami sampaikan saran tersebut," bebernya.
Tetapi, tambah Masbar terkait dengan surat tersebut pihaknya mengaku harus melalui mekanisme yang ada.
"Ini belum kami sampaikan, karena berjenjang, jadi dari UPTD melalui Dispora Kaltim, kemudian baru ke gubernur. Nanti akan kami sampaikan ke dispora," imbuhnya.
Masbar juga menyebutkan saat ini untuk Stadion Palaran hingga saat ini belum dibuka untuk umum, mengingat kondisi covid-19, yang masih mewabah.
Sedangkan perawatan yang selama ini dilakukan, hanya sebatas kawasan sekitar stadion.
"Perawatannya hanya kebersihan saja, belum menyentuh fisik atau seperti renovasi," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi