Ketua Pengurus Cabor (Pengcab) PSI Kukar, Vika Maizara Dewi mengatakan, diraihnya prestasi ini tentu tidak terlepas dari jerih payah seluruh atlet, pelatih dan official yang terlibat.
"Alhamdulillah kami bisa meraih juara dua, luar biasa perjuangannya karena kan masih pandemi Covid, jadi seluruh atlet dan pelatih serta perangkat yang terlibat wajib test rapid, dan Alhamdulillah semua kontingen dari Kutai Kartanegara non reaktif dan bisa mengikuti kejuaraan dengan maksimal," katanya kepada korankaltim.com, Senin (19/10/2020).
Vika mengungkapkan dukungan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kukar juga dirasakan oleh kontingen PSI Kukar dalam membawa nama Kukar untuk bertanding di Kejurprov kali ini. "Ibu Martina (Sekretaris Satgas Covid-19 Kukar, red) memberikan dukungan maksimal untuk seluruh atlet dan kontingen kami. Terkhusus juga kepada Ketua KONI Kukar Bang Maman yang hadir langsung memberikan arahan kepada kami. Baru kali ini KONI Kukar memberikan dukungan langsung, terima kasih semoga tahun depan Squash bisa meraih juara umum," ungkapnya.
Vika menegaskan, untuk meningkatkan prestasi squash Kukar, pihaknya berharap semua elemen masyarakat turut mensosialisasikan dan mempopulerkan olahraga squash ini. "Kita akui memang squash ini kurang populer, oleh karena itu kami berharap semua elemen masyarakat terkhusus stakeholder yang berkepentingan turut mendukung upaya kita bersama agar squash ini menjadi populer dan atlet squash terus bermunculan di seluruh kecamatan yang ada di Kukar tidak hanya di Kecamatan Tenggarong saja," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan