“Kami beranggapan bahwa kurangnya perhatian dari pihak KONI, artinya dalam kegiatan sebelum porprov itu kunjungan-kunjungan dari pihak KONI pun kurang,” ujar Ketua FPCOK, Agus Hamidiansyah didampingi Sekretaris FPCOK, Idham Khalid.
Selain itu, timpal Idham, terkait utang KONI Kukar yang disebutkan nominalnya mencapai miliaran rupiah kepada 15 cabor pun mempengaruhi cabor-cabor tersebut untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas atlet-atletnya.
“Utang itu untuk membayar akomodasi keberangkatan atlet-atlet Kukar pada Kejurprov 2014 lalu,” ujarnya.
Ada beberapa point lagi yang disampaikan, di antaranya terkait dengan bonus atlet juga pengusungan nama ketua KONI periode selanjutnya.
“Insya Allah dalam satu atau dua hari ini kami ingin dari pihak forum cabor mencoba untuk bertemu dengan Dispora bagaimana cara untuk mengembangkan meningkatkan bonus ini kedepannya agar Porprov berikutnya cabor tidak pindah ke daerah lain,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah