Jamuan makan malam tersebut menjadi bentuk penyambutan bagi kontingen dari sepuluh Kabupaten/Kota se-Kaltim yang akan mengikuti rangkaian pertandingan Porprov Korpri yang mengusung tema “ASN Berakhlak dan Berprestasi”. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar aparatur sipil negara (ASN).
Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim atas kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Porprov IV Korpri Kaltim 2026. Pelaksanaan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas olahraga dan memperkuat kebersamaan ASN, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Porprov Korpri juga dinilai tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar gelar juara maupun prestasi olahraga. Lebih dari itu, harus menjadi wadah membangun nilai sportivitas, kejujuran, solidaritas dan kekeluargaan di lingkungan Korpri.
“Hal yang paling penting adalah kejujuran, kekeluargaan dan kebersamaan yang kita bangun melalui ajang silaturahmi ini,” ungkapnya.
Pelaksanaan Porprov ASN se-Kaltim juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran sekaligus prestasi para ASN di seluruh Kabupaten/Kota. Melalui olahraga, para peserta dapat sejenak melepas kepenatan dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.
“Pelaksanaan Porprov kali ini dapat terlaksana melalui dukungan dan upaya penyisihan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltim maupun pemerintah kabupaten/Kota,” ujarnya.
Seluruh kontingen pun diharapkan dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjatuhkan, apalagi melakukan kecurangan demi meraih kemenangan.
“Yang paling penting kebersamaan dan kekeluargaan. Setelah kompetisi, kita bisa saling berkenalan dan mempererat silaturahmi,” bebernya.
Selain mengikuti pertandingan, para kontingen juga diajak memanfaatkan kesempatan selama berada di Kutim untuk mengenal potensi daerah. Mulai dari produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga destinasi wisata yang menjadi kekayaan daerah.
“Kutim salah satu daerah yang memiliki UMKM cukup baik. Silahkan berolahraga sambil berwisata,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Jamuan makan malam tersebut menjadi bentuk penyambutan bagi kontingen dari sepuluh Kabupaten/Kota se-Kaltim yang akan mengikuti rangkaian pertandingan Porprov Korpri yang mengusung tema “ASN Berakhlak dan Berprestasi”. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar aparatur sipil negara (ASN).
Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim atas kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Porprov IV Korpri Kaltim 2026. Pelaksanaan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas olahraga dan memperkuat kebersamaan ASN, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Porprov Korpri juga dinilai tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar gelar juara maupun prestasi olahraga. Lebih dari itu, harus menjadi wadah membangun nilai sportivitas, kejujuran, solidaritas dan kekeluargaan di lingkungan Korpri.
“Hal yang paling penting adalah kejujuran, kekeluargaan dan kebersamaan yang kita bangun melalui ajang silaturahmi ini,” ungkapnya.
Pelaksanaan Porprov ASN se-Kaltim juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran sekaligus prestasi para ASN di seluruh Kabupaten/Kota. Melalui olahraga, para peserta dapat sejenak melepas kepenatan dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.
“Pelaksanaan Porprov kali ini dapat terlaksana melalui dukungan dan upaya penyisihan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltim maupun pemerintah kabupaten/Kota,” ujarnya.
Seluruh kontingen pun diharapkan dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjatuhkan, apalagi melakukan kecurangan demi meraih kemenangan.
“Yang paling penting kebersamaan dan kekeluargaan. Setelah kompetisi, kita bisa saling berkenalan dan mempererat silaturahmi,” bebernya.
Selain mengikuti pertandingan, para kontingen juga diajak memanfaatkan kesempatan selama berada di Kutim untuk mengenal potensi daerah. Mulai dari produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga destinasi wisata yang menjadi kekayaan daerah.
“Kutim salah satu daerah yang memiliki UMKM cukup baik. Silahkan berolahraga sambil berwisata,” pungkasnya.
Editor: Erwin