Rabu, 29/07/2026
Rabu, 29/07/2026
Bangunan KDKMP yang berlokasi di Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang. (Foto: Istimewa)
Rabu, 29/07/2026

Bangunan KDKMP yang berlokasi di Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang. (Foto: Istimewa)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang, menjadi sorotan publik setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut lokasinya jauh dari permukiman warga bahkan dinilai berada di tengah hutan.
Narasi tersebut memunculkan anggapan pemilihan lokasi pembangunan koperasi tidak strategis. Namun, pengurus KDKMP bersama pemerintah desa setempat memastikan penilaian tersebut tidak sesuai dengan kondisi dan rencana pengembangan kawasan yang telah disusun sejak awal.
Salah seorang pengurus KDKMP Desa Tepian Terap, Bakri turut merespons informasi yang beredar di beberapa akun media sosial tersebut. Ia menjelaskan, lokasi pembangunan bukan dipilih secara sembarangan. Lahan yang digunakan merupakan hibah dari pemerintah desa dan telah ditetapkan berdasarkan master plan pengembangan kawasan.
“Lokasi koperasi ini bukan dipilih asal-asalan. Lahan tersebut merupakan hibah dari pemerintah desa dan penempatannya sudah mengacu pada master plan pembangunan kawasan yang telah disusun sebelumnya,” ujar Bakri.
Sehingga pihaknya menyangkal terkait informasi yang menyebut koperasi berdiri di lokasi yang tidak strategis muncul tanpa melihat rencana besar yang telah dipersiapkan desa. Menurutnya, isu tersebut justru menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Isu yang beredar terkesan provokatif. Banyak yang menilai lokasinya tidak strategis tanpa mengetahui rencana besar pengembangan kawasan yang sudah disiapkan desa,” katanya.
Menurutnya, kawasan seluas sekitar dua hektare itu memang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Desa Tepian Terap. Selain bangunan koperasi, pemerintah desa juga akan membangun rest area yang dilengkapi musala, toilet umum, gazebo, sentra UMKM serta pertashop.
Tidak hanya itu, pengembangan kawasan tersebut juga telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Bersama masyarakat, pemerintah desa telah menanam berbagai jenis tanaman produktif di sekitar lokasi, seperti kelapa, alpukat, kelengkeng, dan durian.
“Semua yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari rencana besar desa. Penanaman pohon pun sudah dilakukan sejak jauh hari sebagai langkah awal pengembangan kawasan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan rest area dipilih karena lokasinya berada di jalur strategis penghubung antara Kabupaten Kutim dan Berau. Kawasan tersebut juga dikelilingi empat perusahaan yang beroperasi di sekitarnya sehingga memiliki potensi lalu lintas kendaraan dan aktivitas ekonomi yang tinggi.
Pihaknya melihat adanya potensi ekonomi yang sangat besar. Menjadi area lintasan bagi karyawan perusahaan maupun masyarakat antar kabupaten. Tentu hal itu bisa menjadi pasar bagi koperasi, UMKM, maupun rest area yang akan dibangun.
“Kami yakin kawasan ini akan berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Rabu, 29/07/2026
Bangunan KDKMP yang berlokasi di Desa Tepian Terap, Kecamatan Sangkulirang. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER