Senin, 27/07/2026

Patungan Warga, Jalan 600 Meter di Suka Rahmat Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah

Senin, 27/07/2026

Antusias warga RT 06 Desa Suka Rahmat bergotong royong pengerasan Jalan di lingkungan sekitar. (Foto: Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Patungan Warga, Jalan 600 Meter di Suka Rahmat Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah

Senin, 27/07/2026

logo

Antusias warga RT 06 Desa Suka Rahmat bergotong royong pengerasan Jalan di lingkungan sekitar. (Foto: Istimewa)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Warga RT 06 Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, bergotong royong melakukan pengerasan Jalan Daeng Masese sepanjang sekitar 600 meter. Perbaikan dilakukan secara swadaya untuk mendukung kelancaran aktivitas warga.

Selain mengandalkan tenaga sukarela, kegiatan ini juga dibiayai dari hasil patungan masyarakat, tanpa adanya anggaran yang bersumber dari APBD Kutim. Jalan tersebut merupakan akses utama untuk mengangkut hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Ketua RT 06 Desa Suka Rahmat, Rusdiana, mengatakan perbaikan jalan dilakukan karena kondisi ruas yang rusak dan berlubang sehingga mengganggu mobilitas warga.

“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Karena kondisinya banyak yang berlubang,” jelasnya, Senin (27/7/2026).

Warga kemudian melakukan penimbunan dan pemerataan material agregat di sepanjang jalan. Sedikitnya 20 rit material digunakan, yang seluruhnya dibeli dari hasil swadaya masyarakat.

Rusdiana mengapresiasi antusiasme warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dana yang terkumpul dari patungan mencapai lebih dari Rp10 juta tanpa bantuan pemerintah.

“Semua ini murni hasil swadaya. Warga dengan sukarela menyisihkan rezekinya, termasuk para petani yang setiap hari melintasi Jalan tersebut,” bebernya.

Semangat gotong royong tersebut menjadi bukti masyarakat masih memiliki kepedulian tinggi terhadap fasilitas umum di lingkungan tempat tinggalnya. Budaya kebersamaan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam menjaga infrastruktur secara mandiri.

“Inilah kekuatan kebersamaan. Ketika masyarakat bersatu tentu persoalan bisa diselesaikan tanpa harus menunggu bantuan,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Patungan Warga, Jalan 600 Meter di Suka Rahmat Diperbaiki Tanpa Bantuan Pemerintah

Senin, 27/07/2026

Antusias warga RT 06 Desa Suka Rahmat bergotong royong pengerasan Jalan di lingkungan sekitar. (Foto: Istimewa)

Share

Berita Terkait