Selasa, 21/07/2026
Selasa, 21/07/2026
Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter kimia untuk memastikan tidak ada kandungan zat berbahaya. (Foto: Humas Polres)
Selasa, 21/07/2026

Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter kimia untuk memastikan tidak ada kandungan zat berbahaya. (Foto: Humas Polres)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Timur (Kutim) melakukan pemeriksaan keamanan pangan terhadap menu yang diproduksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kualitas Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) aman sebelum didistribusikan.
Kepada Korankaltim.com, tim pemeriksa Aipda Ariyanto menjelaskan, pemeriksaan dilakukan sebelum makanan didistribusikan kepada para pelajar sebagai bagian dari pengawasan rutin agar seluruh menu yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan dan layak dikonsumsi.
Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter kimia untuk memastikan tidak ada kandungan zat berbahaya dalam makanan yang akan dibagikan.
"Setiap menu tentu dilakukan pengujian terhadap kandungan sianida, formalin, boraks, arsen maupun nitrit," kata Ariyanto Selasa (21/7/2026) hari ini.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif sehingga makanan dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Selain uji kimia, petugas juga melakukan uji organoleptik dengan memeriksa kondisi fisik makanan, mulai dari bentuk, warna, aroma hingga cita rasa termasuk memastikan kualitas makanan dari sisi tampilan, bau dan rasa.
"Seluruh menu berada dalam kondisi baik sehingga memenuhi persyaratan untuk didistribusikan kepada para siswa," tambahnya.
Makanan dikemas dalam dua jenis porsi yaitu porsi kecil dan porsi besar yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Pihaknya telah melakukan mendistribusikan MBG sebanyak 1.313 peserta didik menerima manfaat.
"Sebanyak 750 murid SDN 011 Sangatta Utara, 440 murid SDN 015 Sangatta Utara dan 123 murid TK Bhayangkara," paparnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, Sidokkes Polres Kutim menyatakan seluruh menu telah memenuhi standar keamanan pangan dan layak dikonsumsi. Pemeriksaan rutin tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas makanan.
"Adanya program MBG selain mendukung pemenuhan gizi anak-anak di sekolah juga harus diperhatikan sisi keamanan," ucap Ariyanto.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 21/07/2026
Pengujian dilakukan terhadap sejumlah parameter kimia untuk memastikan tidak ada kandungan zat berbahaya. (Foto: Humas Polres)
TERPOPULER