Pelabuhan ini bakal memperkuat konektivitas logistik dan menggerakkan perekonomian daerah. Termasuk, mendukung berkembangnya industri kelautan dan aktivitas bongkar muat barang sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi daerah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim), Poniso Suryo Renggono mengatakan bahwa pihaknya menargetkan Pelabuhan Sangatta Kenyamukan dapat beroperasi paling lambat 2027 mendatang.
“Secara prinsip saya akan berusaha keras untuk menyelesaikan secara tuntas Pelabuhan Kenyamukan. Karena ke depan akan menjadi multiplayer efek,” jelas dia saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (28/8/2025).
Diakuinya, pihaknya masih melakukan penyesuaian karena baru menjabat sebagai Kepala Dishub Kutim. Dengan demikian, ia optimis apa yang menjadi atensi kepala daerah secara sigap dilaksanakan.
“Nanti kita susun ulang program yang mana yang harus dikerjakan secara prioritas. Tentu saya secara pribadi akan bekerja total demi terwujudnya pelabuhan dan bandara,” jelasnya.
Terkait rancangan pengerjaan di sisi darat pelabuhan tetap menggunakan skema pekerjaan tahun jamak Multi Years Contract (MYC) dengan harapan pembangunan cepat tuntas.
“Tentu perlu dukungan anggaran yang memadai. Makanya pembangunan secara bertahap demi percepatan pengoperasian pelabuhan,” pungkasnya.
Editor: Erwin