Pemkab Kutim Tuntaskan Penyusunan APBD Perubahan 2025, Siap Diserahkan ke DPRD
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: */Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 telah rampung.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa siap diserahkan segera kepada DPRD setelah mereka tuntaskan. Selain itu, rancangan APBD murni 2026 juga telah disiapkan untuk dibahas bersama.
“Mudah-mudahan dalam penyusunan APBD Perubahan 2025 nantinya dilakukan sesuai jadwal tanpa keterlambatan,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).
Menurutnya, mandeknya pelaksanaan program berpengaruh terhadap kondisi fiskal yang menuntut penyesuaian. Langkah tersebut penting untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang sudah direncanakan pemerintah daerah. Penyusunan dilakukan secara cermat, akurat dan sesuai kebutuhan prioritas pembangunan daerah.
“Faktor efisiensi anggaran di tingkat pusat tentu berimbas ke daerah,” jelasnya.
Adapun fokus utama dalam APBD Perubahan kali ini adalah menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur, sekaligus memperkuat layanan publik di sektor pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Dengan memprioritaskan penyelesaian jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya,” imbuhnya.
Selain itu, porsi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan juga akan ditingkatkan agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tidak boleh lambat dan jangan juga terburu-buru. Harus memastikan agar pembahasan dilakukan dengan cermat dan akurat,” harapnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kutim, Jimmi penyebut saat ini belum menerima dokumen KUA PPAS. Menurutnya, cepat atau lambat dalam pembahasan maupun pengesahan mendapat penilaian tersendiri dari KPK.
“Dokumen belum kami terima. Kita upayakan bulan Agustus ini mulai pembahasan paling lambat September 2025,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan rapat pembahasan perubahan jadwal bersama Badan Musyawarah (Banmus) terlebih dahulu.
“Kemungkinan bulan depan baru ada pembahasan. Intinya belum terlambat belum tutup gerbang,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Foto:










