Acara penerimaan peserta karantina dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim yang ditandai pemotongan pita.
Seluruh calon Paskibraka tingkat kabupaten tersebut akan jalani pelatihan intensif selama kurang lebih tiga pekan ke depan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim, Tejo Yuwono mengatakan seluruh calon Paskibraka untuk upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus mendatang merupakan peserta yang telah lolos melalui seleksi ketat.
“Mereka yang lolos merupakan putra-putri terbaik. Hari ini mereka kita serahkan kepada pelatih untuk mengikuti karantina hingga hari pelaksanaan upacara,” jelasnya.
Selama masa karantina, para calon Paskibraka akan menjalani pelatihan baris-berbaris, penguatan fisik, serta pembinaan karakter yang melibatkan pelatih dari unsur TNI/Polri dan Purna Paskibraka.
“Seluruh fasilitas pendukung seperti asrama, konsumsi, dan layanan kesehatan telah disiapkan guna menunjang kenyamanan peserta selama karantina,” jelasnya.
Kesuksesan tim Paskibraka Kutim tak hanya ditentukan oleh kemampuan individu tetapi kekompakan tim memiliki mental yang tangguh.
“Mereka dilatih agar terbentuk karakter hingga sukses bertugas mengibarkan bendera sang merah putih,” pungkasnya.
Editor: Erwin