Dua rumah pribadi dan dua barakan delapan pintu ludes terbakar yang membuat enam kepala keluarga dengan 25 jiwa kehilangan tempat tinggal dalam peristiwa ini.
Tim Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kutim Sukasno mengatakan, dalam insiden tersebut, ada dua warga dilaporkan mengalami luka-luka. Anto, pria berusia 54 tahun, mengalami luka tertusuk paku saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya.
Warga lain bernama Erikson berusia 39 tahun mengalami luka bakar dibagian tubuh dan telah dirujuk ke Rumah Sakit SOHC Sangatta. “Mereka berdua sempat ditangani oleh tim PMI (Palang Merah Indonesia) di lokasi kebakaran, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit,” sebut Sukasno.
Sejumlah instansi turut terlibat dalam penanganan musibah kebakaran tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini membuat api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman dan terkendali.
"Gerak cepat tim gabungan memadamkan api. Tim medis juga bergerak cepat memberikan bantuan dan layanan pertolongan pertama," paparnya.
Sementara petugas Assessment PMI Kutim Mih Ali mengatakan mereka menerima informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutim dan tim langsung meluncur ke lokasi. "Fokus utama kami penyelamatan korban dan penanganan luka-luka," kata Ali.
PMI Kutim juga mengerahkan satu unit ambulans, dua staf markas dan tiga relawan dalam respon cepat tersebut. "Tim stanby di posko juga terus memantau kondisi terkini di lokasi kejadian selama kebakaran berlangsung," tutup Ali.
Editor: Aspian Nur