Hardiknas tidak hanya sebatas seremoni tahunan tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebutkan, pendidikan merupakan amanat konstitusi dan hak dasar setiap warga negara. Pendidikan sebagai hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri seseorang yang diakui ke warga negaraannya.
"Sehingga menjamin setiap warga negara memperoleh pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi," kata Ardiansyah saat membacakan amanat Kemendikdasmen.
Pendidikan merupakan proses membangun kepribadian, akhlak mulia, serta kemampuan intelektual dan keterampilan. Pendidikan sebagai instrumen utama dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui mobilitas sosial dan politik. "Pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional," ucapnya lagi.
Pemerintah berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) sebagai agen perubahan. Maka itu, pendidikan harus menjadi alat untuk memutus rantai kemiskinan serta mendorong keadilan dan kemakmuran bangsa.
"Satu dari upaya adalah melakukan peningkatan kompetensi guru hingga pengembangan kurikulum berbasis teknologi," papar Ardiansyah.
Tingkat keberhasilan pendidikan harus didukung oleh seluruh elemen bangsa melalui peran orang tua, masyarakat, dunia usaha dan media massa.
"Mari bersatu membangun pendidikan untuk mencerdaskan generasi dan memajukan bangsa," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur