Akibat kebocoran tersebut, distribusi air ke sejumlah wilayah khususnya unit pelayanan Bukit Pelangi terganggu total atau tidak mengalir selama proses perbaikan berlangsung.
“Perbaikan sudah dilakukan sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WITA. Estimasi diperkirakan memakan waktu selama lima jam,” jelas Direktur Perumda TTBKT, Suparjan.
Wilayah terdampak gangguan pengaliran ini meliputi Jalan Soekarno Hatta dan Jalan AW. Syahranie, khususnya dari Kanal 2 hingga Kanal 3. Warga yang bermukim di kawasan tersebut diimbau untuk menampung air secukupnya.
Usai terjadi kebocoran, pihaknya langsung menerjunkan tim teknis untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Tim saat ini sudah bekerja di lapangan untuk memperbaiki kebocoran pipa distribusi utama di IPA Kudungga.
“Kami berusaha agar pekerjaan ini bisa selesai secepat mungkin agar layanan air bersih kembali normal,” ujarnya.
Kondisi pipa yang mengalami kebocoran termasuk dalam jaringan vital yang mengalirkan air dari IPA Kudungga ke sejumlah kawasan padat penduduk di Sangatta.
“Pipa yang bocor ini memiliki diameter cukup besar, yakni 315 mm, dan menjadi jalur distribusi utama. Gangguan ini berdampak cukup luas, terutama di kawasan Kanal 2 dan Kanal 3,” terangnya.
Editor: Erwin