Hal tersebut menindaklanjuti atas keluhan sejumlah masyarakat terkait kendaraan mogok usai mengisi BBM yang sempat viral di media sosial belakangan ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kutim, Nora Ramadhani mengatakan hal itu memicu kekhawatiran publik mengenai kualitas BBM yang didistribusikan.
“Beberapa keluhan sepeda motor mereka mendadak mogok setelah mengisi bahan bakar di SPBU maupun eceran,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan awal belum menemukan indikasi adanya kecurangan atau kontaminasi bahan bakar. Namun, pengawasan terhadap distribusi dan kualitas BBM kini diperketat.
“Hasil pengecekan takaran dan kandungan BBM belum ada indikasi tercampur air maupun bahan lainnya,” jelasnya.
Pasalnya, kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Masyarakat berharap transparansi informasi dan ketegasan dalam penanganan masalah dapat segera dilakukan demi menjaga kepercayaan publik.
“Apabila masih marak kendaraan yang bermasalah usai isi BBM segera melapor ke petugas untuk dilakukan pengecekan kualitas BBM,” pungkasnya.
Editor: Erwin