Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan pihaknya sudah menyiapkan dan mengalokasikan IHR bagi TK2D yang bersumber dari Anggaran Pemerintah dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar Rp6 miliar.
“Setiap honorer atau TK2D tiap instansi atau perangkat daerah akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta per orang,” jelas Ardiansyah saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Rabu (26/3/2025).
Pihaknya memastikan semua TK2D akan menerima IHR jelang Lebaran. Secara teknis akan diatur oleh instansi masing-masing. “Barangkali semua sudah menerima. Kalaupun ada yang belum mungkin dalam proses,” jelasnya.
Pemberian IHR tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan TK2D apalagi pengangkatan mereka diundur hingga tahun depan. “Intinya gaji dan kesejahteraan para tenaga honorer dan TK2D di Kutim tetap diperjuangkan,” pungkasnya.
Editor: Erwin