Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis para pekerja dalam pemasangan pipa HDPE yang banyak digunakan dalam proyek infrastruktur, khususnya jaringan distribusi air bersih.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari teknisi dan karyawan. Mereka dibekali materi teori serta praktik langsung dalam penyambungan pipa HDPE.
Instruktur yang dihadirkan merupakan para ahli di bidang perpipaan yang memberikan wawasan mengenai teknik terbaik dalam instalasi pipa.
Direktur Perumda TTBKT Suparjan mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan tenaga kerja memiliki keahlian sesuai standar industri.
“Kami ingin para teknisi memahami metode penyambungan pipa HDPE dengan benar,” jelasnya, Kamis (27/2/2025).
Tentu material yang dimaksud memiliki banyak keunggulan, seperti daya tahan tinggi dan fleksibilitas dalam berbagai kondisi lingkungan.
“Jika dipasang dengan teknik yang tepat, ketahanan bisa mencapai puluhan tahun,” bebernya.
Peserta mempelajari teknik butt fusion dan electrofusion, dua metode utama dalam penyambungan pipa HDPE. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pekerja lapangan.
“Kami sering memasang pipa HDPE, tetapi sebelumnya hanya mengandalkan pengalaman di lapangan,” tutupnya.
Editor: Erwin