Camat Batu Ampar, Suriansyah melaporkan bahwa berdasarkan data sementara kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 109 rumah warga dan 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
“Pendataan korban masih bersifat sementara dan akan terus dilakukan pembaharuan secara berkala,” jelasnya dalam pesan yang disebarluaskan, Jumat (31/1/2025).
Untuk membantu korban yang kehilangan tempat tinggal, pihaknya menginstruksikan agar masing-masing desa berinisiatif mendirikan dapur umum dan tempat penampungan bagi warga terdampak kebakaran.
“Mohon maaf jika komunikasi terhambat karena telekomunikasi mati signal dan PLN masih padam,” jelasnya.
Para petugas pemadam berjuang keras memadamkan api hingga menggunakan alat berat untuk merobohkan rumah-rumah yang berdampingan agar api tidak menjalar dan meluas.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat desa sekitar hingga perusahaan setempat. Kerugian harta benda masih belum dapat dipastikan.
Sementara itu, posko darurat dan tempat evakuasi barang disediakan di Kantor Desa Batu Timbau.
Editor: Erwin