"Bangunan terdampak Gedung Sekolah SMK Islam Nurul Hikmah Sangatta beberapa unit Barakan dan Ruko," sebut Muh Alibin, petugas asesmen PMI Kutim.
Adapun korban terdampak sebanyak delapan kepala keluarga (KK) yakni, laki-laki sepuluh orang dan perempuan tujuh orang. Total keseluruhan 17 jiwa.
"Tim juga melakukan layanan pertolongan pertama dan ambulance karena ada salah satu petugas pemadam mengalami luka," jelasnya dia.
Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutim, Failu menyebut setelah menerima laporan kebakaran pihaknya langsung mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.
"Sehingga kobaran api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian. Dugaan sementara, percikan api bersumber gedung Sekolah," jelasnya.
Kepala SMK Islam Nurul Hikmah Sangatta, Akhmad Yamsi mengaku saat kejadian ia bersama sekitar 300 siswanya sedang menghadiri undangan Focus Group Discussion (FGD) diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi di Balikpapan.
Beberapa kerusakan bangunan seperti Ruang Kelas Belajar (RKB) sebanyak tujuh ruangan, lab komputer serta meja dan kursi siswa sekitar 350 unit.
"Termasuk ruang kantor dan ruang guru meja dan kursi ikut ludes. Ada juga brankas berisi uang 100 Juta untuk persiapan gaji guru dan kegiatan operasional," bebernya.
Untuk itu, pihaknya meminta instansi terkait dan pemangku kebijakan untuk turut memberikan bantuan dan memberikan solusi akibat musibah tersebut.
"Kebutuhan mendesak ruang belajar. Kami memikirkan kegiatan belajar siswa tempat belajar," pungkasnya.
Editor: Supiansyah