Direktur Perumda Tirta Tuah Benua Kutai Timur (TTBKT), Suparjan memberikan informasi terkait perbaikan pipa ini melalui berbagai kanal informasi mereka, termasuk media sosial dan website resmi.
"Estimasi waktu pengerjaan selama sepuluh jam. Selama pekerjaan perbaikan berlangsung, distribusi air akan dihentikan sementara, sehingga warga di beberapa area akan mengalami gangguan layanan," jelasnya.
Gangguan ini terjadi akibat adanya kebocoran pada pipa dengan diameter 160 mm diakibatkan oleh aktivitas galian menggunakan alat berat eskavator di lokasi tersebut.
"Tim teknis telah bergerak cepat melakukan identifikasi kerusakan dan langkah perbaikan guna meminimalisir dampak lebih luas pada pasokan air bersih," jelasnya.
Adapun wilayah-wilayah yang terdampak akibat gangguan ini meliputi beberapa jalan utama dan gang di sekitarnya seperti Jl HM Ardans, Loa Mali, Loa Hitam, Pinang Mas, Darma Hidayah, Ruto, Mentari, Sehati, Mandar, Jalan IA Muis, Poros Sangatta Bontang, terminal Sangatta km 1 hingga km 3 serta gang-gang di sekitarnya.
"Pelanggan yang tinggal di wilayah tersebut untuk menampung air bersih untuk kebutuhan sehari-hari selama gangguan layanan berlangsung," pungkasnya.
Editor: Supiansyah