Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman meminta agar instansi terkait terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala kawasan Pantai Teluk Lingga.
"Sebab kawasan tersebut masih terjaga dengan baik dan belum banyak di ekploitasi oleh masyarakat," beber Ardiansyah.
Dia katakan, potensi dari hutan mangrove nilainya luar biasa, maka itu jelasnya harus dirawat agar tidak musnah akibat eksploitasi. Apalagi lokasinya yang dekat dengan pusat perkotaan, sehingga masyarakat dapat berkunjung dan berlibur bersama keluarga.
"Silahkan manfaatkan fasilitas yang ada, menghabiskan waktu bersama keluarga namun tetap menjaga kebersihan lingkungan," jelas dia.
Senada, Sekretaris DLH Kutim, Andi Palesangi mengatakan, aksi penanaman terumbu karang dan penyulaman mangrove bertujuan untuk memulihkan dan mempertahankan ekosistem.
"Agar terus terjaga akibat adanya aktivitas manusia," jelas dia.
Selain itu, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar.
"Terutama di kawasan hutan mangrove yang memiliki peran penting bagi kehidupan manusia," pungkasnya.
Editor: Maruly Z