Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic melalui Kasatlantas AKP Isnan Fatah mengatakan, mereka mengamankan sejumlah pelaku dan unit kendaraan saat belapan liar berlangsung dini hari dan selepas sahur atau subuh.
"Sejumlah lokasi memang kerap dijadikan balap liar dan ramai saat bulan Ramadan, " jelas Isnan saat dikonfirmasi.
Terpantau puluhan pemuda tersebut telanjang dada mendorong sepeda motornya ke Mako Polres Kutim. "Hal itu dilakukan sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatan tidak terpuji itu," tegas Isnan.
Sebelumnya petugas telah membuat marka jalan berupa pita penggaduh di area yang kerap digunakan balapan liar. Lokasi kerap dijadikan balap liar di Jalan Yos Sudarso I, Kawasan Tikungan Sahara, Soekarno Hatta, Kawasan STAIS dan Jalan Abdullah, Area Kenyamukan.
Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kecepatan pengendara sehingga diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan di lokasi tersebut.
"Agar dapat memberikan rasa aman bagi pengguna jalan raya, menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkas Isnan.
Editor: Aspian Nur