Firdaus, salah seorang warga mengatakan, evakuasi dilakukan dengan cara diberi umpan lalu dijerat menggunakan tali. Penangkapan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan warga yang beraktivitas.
"Jangan sampai memangsa hewan peliharaan, termasuk menggangu warga saat pergi melaut karena sering muncul di wilayah pinggir kanal," jelas dia saat dikonfirmasi pada Senin (11/3/2024).
Saat air laut dalam kondisi pasang, hewan predator tersebut kerap hanyut dan muncul di kolong rumah warga untuk mengincar hewan ternak. Menanggapi hal tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutai Timur (Kutim) mengaku terus merespon apabila ada laporan warga. Pihaknya pun telah membantu melakukan evakuasi buaya tersebut.
Kasi Penyelamatan DPKP Kutim, Kasmir menuturkan, pihaknya bersama tim melakukan evakuasi buaya di permukiman warga.
"Setelah ada laporan warga kami kerahkan anggota untuk melakukan penangkapan," sebutnya.
Selanjutnya, buaya yang sudah diikit tersebut langsung dibawa ke Kantor DPKP sebagai tempat penyimpanan sementara untuk selanjutnya bakal diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk diamankan.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menghindari aliran sungai, lantaran diprediksi terdapat sejumlah binatang buas.
"Kami bakal lakukan penanganan yang sifatnya mendesak apabila ada buaya masuk di lingkungan warga," jelas dia.
Editor: Maruly Z