Diketahui, bocah tersebut hanyut pada Kamis (4/1/2024) dan baru diketemukan sehari setelahnya dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 1 km dari lokasi kejadian.
Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim, Bongga Losong mengatakan, pihaknya berhasil menemukan korban usai pencarian. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran disekitar Tempat Lokasi Kejadian (TKP) dengan menggunakan ketinting dan perahu nelayan warga.
"Setelah hanyut pada Kamis (4/1/2024) dan akhirnya ditemukan pada Jumat (5/1/2024) malam sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian," jelasnya.
Diakui saat penyisiran ada beberapa kendala seperti arus deras dan kondisi sungai banyak batang atau ranting kayu di dasar sungai. Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing dilanjutkan kesiapsiagaan.
"Usai evakuasi tim SAR membawa korban ke rumah duka," ulasnya.
Kronologis awal kejadian, korban pamit ke ayahnya hendak turun ke jamban atau kamar mandi yang berdekatan dengan sungai. Sebelum kejadian, ayahnya sempat melihat korban masuk ke jamban atau WC. Sontak melihat melihatnya putranya terpeleset ke sungai.
"Waktu itu belum sempat tertolong karena terbawa arus sungai," ulasnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z