Kobaran api diduga karena dipicu korsleting listrik sementara diketahui rumah yang terbakar berada di kawasan pasar sehingga akses jalan sempit dan pengguna kendaraaan yang ingin melintas harus antre.
Musibah kebakaran itu terekam dalam video amatir yang beredar di media sosial dan menyebutkan rumah yang terbakar adalah barak yang berlokasi di permukiman pasar Sangatta Seberang, tepatnya dibelakang penggilingan daging. Berdasarkan data yang diterima, jumlah bangunan terdampak satu rumah pribadi dan satu unit barakan dua pintu.
Saksi mata bernama Cici mengatakan, api tiba-tiba membesar dari atap rumah dan menurut Cici ada anggota keluarganya ikut terdampak. "Habis barang-barang jualan kakak ku ikut terbakar semua," kata Cici kepada Korankaltim.com siang tadi.
Namun, bersyukur semau anggota keluarga yang berdiam di rumah tersebut keadaan selamat. "Iya lari keluar cuman pake kolor doang. Padahal lagi bikin adonan katanya di dapur," sebutnya.
Sebelumnya Cici tidak menduga terjadi musibah kebakaran dan blok rumahnya sudah di kepung api. "Api sudah naik ke atas dari rumah sampingnya," katanya.
Masyarakat yang sedang berbelanja di pasar lama atau seberang berbondong-bondong mendatangi lokasi kebakaran. Tak lama berselang, sejumlah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Mengatur selang untuk memadamkan kobaran api. "Syukurnya cepat padam krena banyak Pemadam datang dan lokasi mudah di jangkau," ucap Cici.
Editor: Aspian Nur