Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basrie mengatakan, pihaknya akan segera memfungsikan GOR bela diri yang selama ini terlihat vacum atau jarang digunakan.
"Memang sudah cukup lama tidak ada aktivitas olahraga, bahkan sempat terbengkalai. Jadi harus diaktifkan kembali," jelas Barie saat dikonfirmasi pada Senin (11/9/2023).
Padahal menurutnya, GOR tersebut bisa dimanfaatkan sejumlah cabang olahraga (Cabor) untuk melakukan pemusatan latihan guna meningkatkan prestasi. Ia menilai, dari segi tempat sudah difasilitasi, tinggal atletnya saja yang berlatih secara rutin.
"Adanya dukungan fasilitas yang memadai diharapkan dapat meningkatkan prestasi di bidang olahraga. Sehingga bisa meraih lebih banyak pencapaian," harapnya.
Ditambahkan, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Olahraga Kutim, Hadri Nirwan mengatakan, bangunan GOR bela diri tersebut menelan anggaran Rp37,4 miliar yang dibangun pada 2018 silam.
"Kapasitas bangunan mampu menampung kurang lebih sekitar 1.500 orang. Kita juga secara rutin melakukan pembenahan sejumlah penunjang lainnya," jelasnya.
Pembenahan yang dimaksud yakni, terkait aliran listrik dan air bersih. Namun secara keseluruhan gedung tersebut sudah siap digunakan walaupun dengan segala keterbatasan yang ada.
"Harus dimaksimalkan ketersediaan gedung saat ini untuk melaksanakan berbagai kegiatan turnamen dan kejuaraan," tukasnya.
Editor: Maruly Zainuddin