"Secara bertahap akan dibangun di seluruh kecamatan pusat literasi digital di delapan belas titik," sebut Kepala Diskominfo Staper Kutim Ery Mulyadi kepada Korankaltim.com saat dikonfirmasi pada Senin (21/8/2023) sore tadi.
Pembangunan pusat literasi digital ditargetkan hingga akhir 2023 mendatang. Hal tersebut berguna untuk memanfaatkan jaringan internet yang telah tersedia di kecamatan. "Kami akan melakukan optimalisasi pemanfaatan jaringan yang ada untuk dapat dipergunakan masyarakat secara maksimal," sebut Ery lagi.
Melalui pusat literasi digital, masyarakat umum bisa mengakses segala informasi maupun pengetahuan yang dibutuhkan yakni, dengan menggunakan komputer yang telah disediakan di masing-masing kecamatan atau menggunakan tab atau smartphone. "Akan disediakan scan barcode dengan radius sejauh kurang lebih 500 meter dari titik pusat," paparnya.
Pelajar tingkat menengah atas dan sekolah dasar juga dapat mengakses buku-buku pelajaran sesuai kurikulum yang dipergunakan oleh sekolah. "Karena buku yang tersedia dipusat literasi digital nantinya akan dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait," ucapnya.
Editor: Aspian Nur