Rasa bangga sudah pasti dirasakan mereka yang dipercaya masuk dalam Paskibra, tak terkecuali Anna Natsya Deran Nuhu.
Gadis berusia 15 tahun itu merupakan pembawa baki bendera Merah Putih pada upacara yang berlangsung di Sangatta, Kutai Timur pagi tadi.
Putri pasangan Keremensius Liat Tewar dan Heldi Sandra Pangkei ini merupakan anak kedua dari dua bersaudara dan saat ini sekolah di SMAK Santo Yoseph, Sangatta.
Kepada Korankaltim.com usai upacara pagi tadi Anna mengaku awalnya tidak tertarik jadi Paskibra, tapi karena ditunjuk sekolah akhirnya amanah itu dijalankannya. Karena tidak tertarik sejak awal itulah yang membuat Anna tak mengira dirinya justru terpilih dari hasil seleksi yang digelar di Sangatta.
"Tidak pernah terpikirkan sebelumnya kalau saya bisa membawa baki bendera Merah Putih karena sebenarnya ada tiga orang masuk seleksi," kata Anna.
Terpilih dan bergabung dalam Paskibra tingkat kabupaten diakuinya tidak mudah sebab melewati seleksi yang cukup ketat.
"Proses seleksi dari sekolah dari empat orang dan akhirnya saya sendiri yang lolos. Senang dan bangga bisa mengemban tugas," ucap siswi yang duduk di bangku kelas XI dan bercita-cita jadi polisi wanita (Polwan) ini.
Anna mengaku grogi dan deg deg saat menjalankan tugas, namun karena sudah matang dalam latihan sehingga bisa melalui itu semua. Dia ditempa untuk menjadi pembawa baki membiasakan sikap tegas dan sedikit senyum.
"Orangtua sangat mendukung dan mengapresiasi capaian saya selama ini. Mudah-mudahan cita-cita saya bisa terwujud," harap Anna.
Editor: Aspian Nur