Pernyataan Rocky itu viral di media sosial (medsos) belakangan ini.
Sebagai bentuk protes mereka turun ke Jalan melakukan aksi dan orasi di Simpang Tiga AW Syahranie pada Selasa (1/8/2023) sore tadi.
Koordinator Lapangan (Korlap), Lukas Himuq meminta agar Kapolri dan Polres Kutai Timur menindak tegas oknum yang bersangkutan secara hukum yang telah melontarkan kata-kata yang tak pantas.
"Kami menyampaikan aspirasi terkait adanya statemen seorang pengamat politik yang melontarkan ucapan yang sangat kasar kepada presiden," kata Lukas kepada Korankaltim.com disela aksi sore tadi.
Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung adanya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, tidak terprovokasi dengan adanya pernyataan IKN bakal dijual ke China.
"Sedikitnya dua permintaan kami ini agar menjadi perhatian bagi oknum yang bersangkutan dan aparat penegak hukum bisa segera memproses," tegasnya.
Mereka juga meminta agar Rocky menyampaikan permintaan maaf atau mengklarifikasi pernyataan yang telah di lontarkan.
Aliansi Pemuda Kutai Timur juga menyambangi Mako Polres Kutim untuk memberikan lembaran catatan untuk diteruskan ke Polda Kaltim hingga Mabes Polri.
"Kami sebagai warga negara Indonesia asli Kutai Timur mendukung penuh program pemerintah adanya pemindahan IKN di Kaltim," tegas Lukas.
Editor: Aspian Nur