Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Produksi Perumda TTBKT, Fahrul. Ia menyebutkan, Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) di IPA Kabo salah satu proses awal pengolahan air baku hingga siap di distribusikan ke pelanggan.
Pihaknya terus menjaga kualitas dan kuantitas pelayanan air minum secara berkala. Sumber air baku di IPA Kabo berasal dari air permukaan sungai yang berada di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara.
"Saat ini IPA Kabo memiliki kapasitas terpasang 280 liter per detik. Tahun ini ada peningkatan 50 liter per detik," ujar Fahrul saat dikonfirmasi korankaltim.com, Kamis (27/7/2023).
Pihaknya telah memenuhi seluruh standar kualitas dan menjaga pelayanan hingga ke pengoperasian unit distribusi air pelanggan. Kualitas air bersih dinyatakan aman apabila mampu memproduksi air terbaik untuk didistribusikan kepada pelanggan. "Kalau semua standar kualitas terpenuhi dapat dipastikan air didistribusikan juga berkualitas," ujarnya.
Selain itu, secara pelayanan juga memiliki standar guna memastikan kualitasnya dapat terus terjaga. Pengoperasian unit distribusi air untuk mencapai standar pelayanan meliputi kuantitas, kualitas, dan kontinuitas terhadap pelanggan. "Kami tetap berupaya mendistribusikan air bersih dengan maksimal demi kepuasan pelanggan dengan pelayanan prima," tegas Fahrul.
Editor: Maruly Zainuddin