Hal ini disebut memberi dampak positif karena meningkatkan pendapatan warga dan pedagang setempat.
Kepala Desa Selangkau, Arifuddin menuturkan bahwa antusias pengunjung atau wisatawan pada saat momen pascalebaran dari tahun ke tahun cukup meningkat signifikan.
"Demi kenyamanan bersama agar tidak menggunakan knalpot brong dan menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Arifuddin, pada Rabu (26/4/2023) sore.
Pemerintah Desa (PemDes) bekerjasama dengan stakeholder dalam melaksanakan pengawasan wisata H+1, H+2 dan H+3 dengan membuat beberapa pos penjagaan di area wisata.
"Mohon kepada semua pengunjung untuk bekerja sama agar tercipta suasana yang kondusif, lancar, nyaman dan selamat kembali ke rumah," ulasnya.
Senada, Sekretaris Desa (Sekdes) Sekerat, Zulkifli menuturkan terkait pengelolaan sudah membuka wisata pantai usai mereda wabah Pandemi Covid-19.
"H+2 lebaran sudah ramai pengunjung hingga akhir libur cuti bersama," jelasnya.
Demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung, personil gabungan melakukan patroli dengan pengamanan dan pemantauan di area kedua obyek wisata pantai tersebut.
"Kedepan kami berharap agar akses infrastruktur Jalan masuk ke lokasi wisata pantai bisa mendapat perhatian khusus oleh pemerintah daerah," tukasnya.
Editor: Rusdianto