"Kalau di angkutan sampah masih aman tapi kalau tenaga penyapu jalan masih terbatas. Yang ada saat ini sekitar 20 orang, Idealnya sekitar 35 hingga 40 orang," sebut Kepala UPTD Sangatta Utara Jurianto kepada Korankaltim.com Selasa (4/3/2023).
Pasukan kuning atau tukang kebersihan penyapu jalan memiliki waktu jam kerja selama delapan jam dalam sehari. "Jadi mereka bekerja dari pagi sampai sore. Tapi terbagi empat jam di waktu pagi dan empat di waktu sore," jelasnya.
UPTD juga memiliki program setiap Sabtu pagi melakukan gotong royong membersihkan beberapa titik Jalan yang menjadi kewenangan dan tanggungjawab kelembagaan.
"Kami juga selaraskan program pemerintah dengan Jum'at bersih dan Grebek RT," sebut Junianto.
Sebelumnya, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meminta instansi berwenang untuk dapat menangani masalah kebersihan. Tentu harus bekerja untuk menjadikan daerah Kutim kembali meraih penghargaan adipura. Disebutkan pada 2014 silam Kutim sudah pernah mendapatkan sertifikat adipura.
"Jadi harus bekerja keras untuk meningkatkan daerah yang bersih dan bebas kumuh. Serta mampu menunjukkan kemampuan di masyarakat dengan lingkungan yang baik," kata Ardiansyah.
Editor: Aspian Nur