Direktur Utama (Dirut) Perumda TTBKT Suparjan menuturkan terkait jumlah sambungan rumah (SR) penerima manfaat yang terpasang program hibah air minum tahun ini sebanyak diajukan sebanyak 1.565 SR.
"Namun ada lima SR yang tidak lolos verifikasi. Dua rumah masuk pada golongan rumah mewah. Sementara tiga rumah terkendala jarak rumah ke pipa induk terlampau jauh. Sehingga total terpasang sebanyak 1.560 SR," beber Parjan.
Program hibah air merupakan upaya percepatan peningkatan akses air minum melalui penerapan output based. Hibah tersebut alokasinya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Merupakan insentif kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan peran dan tanggungjawabnya dalam penyelenggaraan penyediaan air minum dimasyarakat," sebutnya.
Hibah air minum diberikan kepada pemerintah daerah yang berkomitmen untuk berinvestasi dibidang air minum melalui Perumda.
"Dana hibah nantinya akan disalurkan apabila sambungan rumah telah terpasang, terverifikasi dan berfungsi dengan baik," jelas Parjan lagi.
Adapun lokasi penerima manfaat, tersebar di zona I yang meliputi Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Rantau Pulung. Kemudian, zona II yang meliputi Kecamatan Muara Wahau ,Telen dan Kongbeng.
Selanjutnya, zona III yang meliputi Kecamatan Kaliorang, Sangkulirang, Kaubun dan Karangan.
Terakhir, zona IV yang meliputi Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat dan Busang.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur