Bupati Kutim Ancam Cabut Izin Tengkulak yang Permainan Harga TBS Petani
1 menit baca289 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mewanti-wanti terjadinya selisih harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Untuk itu, ia mengimbau instansi terkait untuk melakukan pengawasan bagi pemilik Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) agar tidak melakukan permainan harga ke petani lokal.
Apabila ada ditemukan di lapangan permainan harga, maka ia meminta Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim untuk menertibkan para tengkulak yang memainkan harga buah sawit tersebut untuk ditindaklanjuti.










