Direktur Umum Perumda TTBKT Muhammad Jais disela kegiatan tes urine kepada Korankaltim.com menjelaskan, dengan tes urine ini diharapkan karyawan bisa menjalankan tugasnya dengan profesional sehingga tidak ada indikasi narkoba yang mempengaruhi pekerjaan.
“Seandainya ada yang positif kami akan klasifikasikan apakah masuk dalam pelanggaran ringan, sedang atau berat," tegas Jais.
Perumda TTBKT meng apresiasi Polres Kutai TImur yang telah memberikan edukasi dan tes urine demi menjaga pegawai agar tidak terjerat narkoba. "Sebagai peringatan agar pegawai menjauhi barang terlarang tersebut," paparnya.
Tes urine ini memang dilakukan secara berkala. Peserta diambil secara acak dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. "Tentunya ini merupakan langkah antisipasi terhadap keterlibatan karyawan terkait narkoba," sebut Jais lagi.
Seluruh pegawai diingatkan untuk terus mawas diri, sebab apabila terbukti maka pihak perusahaan akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur