Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menuturkan bahwa luasan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kutim sekitar 700 ribu hektare lebih dan terluas di Kalimantan.
Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong grand design pembangunan Pemkab Kutim sebagai agribisnis maupun agroindustri.
"Sesuai tema kita tahun ini yakni pengembangan sentra ekonomi yang didukung pelayanan publik yang berkualitas. Sehingga sentra-sentra ekonomi kerakyatan dari agribisnis yang berkualitas terus dikembangkan," sebut Ardiansyah.
Pihaknya mengakui bahwa ada salah satu kecamatan di Kutim yang saat ini telah mengembangkan produksi lidi yang di eskpor keluar negeri. Apabila itu dikembangkan sejumlah kecamatan yang memiliki perkebunan kelapa sawit tentu akan lebih bermanfaat.
"Silakan masing-masing Kecamatan untuk menggerakan UKM dengan memanfaatkan lidi sawit karena permintaan pasar masih dibutuhkan. Tinggal koordinasi dengan instansi yang berwenang," sebutnya.
Potensi desa terus dikembangkan utamanya lidi kelapa sawit karena diminati sejumlah negara di antaranya Indai dan Taiwan. Tinggal bagaimana produksi lebih ditingkatkan agar dapat memenuhi permintaan pasar.
"Kami juga minta instansi yang menangani agar melakukan pendampingan dan dukungan peralatan demi meningkatkan hasil produksi," tukasnya.
Penulis: */Zulhamri
Editor: Supiansyah