Bahkan diakui, sudah ada tiga perusahaan yang ingin beroperasi di Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy, hanya aturan masih dibenahi terkait dengan Badan Pengelola KIPI Maloy.
Selain itu, Ardiansyah meyebut ada dukungan dari PT Sinarmas pemilik kebun sawit yang ada di Kecamatan Muara Wahau untuk mendistribusikan minyak goreng merk Filma.
Wabup Kutim Kasmidi Bulang menambahkan pihaknya bekerjasama dengan Toko Pulau Mas akan membantu penyaluran minyak goreng sebanyak 9.000 liter dengan harga normal Rp14 ribu per liter, sehingga semua di bawah kendali pemerintah.
“Dalam waktu dekat akan segera didistribusikan. Teknisnya akan dibahas dengan instansi terkait yang jelas tidak mengatre panjang di pinggir jalan,” ungkap Kasmidi.
Sebagai langkah antisipasi sehingga minyak goreng itu tidak disalurkan ke sejumlah toko kecil sebab dikhawatirkan berpotensi akan dilakukan penimbunan.
“Sementara ini kami lagi memikirkan bagaimana caranya agar penyaluran lebih efektif dari distributor. Sembari berkomunikasi dengan PT Sinarmas untuk menambah kuota sehingga stok ke Kutim tidak kekurangan," tukasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor: Supiansyah