Korban yang berusia 13 tahun itu dikabarkan hilang usai meloncat di Sungai Dusun Masabang, Sangatta Selatan, Selasa (28/12/2021).
Salah seorang rekan korban mengatakan sempat melihat korban melambai tangan minta tolong namun tidak lama korban sudah tidak terlihat.
Dia mengatakan ada delapan orang ikut melompat ke sungai termasuk korban. Mereka semua hanya inisiatif untuk bermain di sungai yang diketahui sering menelan korban.
"Tanpa ada yang menyuruh atau mengajak. Awalnya ada satu teman yang loncat ke sungai untuk berenang. Kemudian yang lain pada ikut-ikutan," ulasnya.
Ia menceritakan korban sempat menarik gabus yang digunakan salah satu rekannya dengan maksud meminta pertolongan dan gabus tersebut diberikan kepada korban.
"Tapi gabus itu tidak bisa digunakan dua orang dan mereka berdua sudah merasa kelelahan," bebernya.
Setelah mendapatkan gabus korban hanyut ke arah muara lalu dikejar tiga rekan lainnya, sampai di Ponton enam diberi lagi tambahan gabus oleh rekannya selanjutnya rekannya menepi karena kelelahan.
Mereka sudah berusaha mengikuti sampai dengan tikungan atau tanjung dekat turap dengan maksud memberi pertolongan namun korban larut ke dalam pusaran air yang sangat kencang.
Tim gabungan TNI AL, Rescue PT KPC dan PMI melakukan upaya pencarian dengan menyusur sungai. Membawa sejumlah peralatan seperti Rescue Truck Personel, Rescue Dmax, Rubber Boat , Mopel 40 PK, Alat Selam dan Alkon.
Penulis : Zulhamri
Editor : Bambang Irawan