"Kami imbau agar warga tetep mengantisipasi apabila banjir terus meninggi. Tetap waspada dengan banjir kiriman," sebutnya.
Diakui, ada tiga desa di Muara Wahau rawan terendam banjir yakni, Desa Nehas Liah Bing, Jak Luay dan Muara Wahau.
Pada umumnya warga membangun panggung di rumah demi mengantisipasi bencana banjir. "Hal itu berguna untuk menyelamatkan barang atau perkakas apabila banjir tiba," sebutnya.
Banjir juga berdampak di Kecamatan Kongbeng sehingga beberapa desa yang berada di bantaran sungai Seleq dan Sungai Melenyiuq ikut terendam.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kongbeng Petrus Ivung mengatakan Desa Miau Baru yang terdampak cukup parah.
Bahkan ketinggian banjir hampir mencapai dua meter. Terbilang banjir tahun ini tertinggi dari yang sebelumnya. Namun lebih banyak warga yang terdampak dan rumahnya digenangi air.
"Desa Miau Baru khususnya di RT hampir semua rumah warga terendam. Sehingga mereka mengungsi dan dievakuasi ke rumah warga bangunan lebih tinggi dan dilarikan ke Balai Desa," tukasnya.
Penulis: */Zulhamri
Editor : Bambang Irawan