Mereka adalah Suparjan sebagai Direktur Utama, Muhammad Jais sebagai Direktur Umum dan Galuh Boyo Munanto sebagai Direktur Teknik.
"Kami harap direksi yang baru dilantik mampu berkomitmen tinggi untuk melakukan upaya transformasi. Menjalankan amanah dengan baik serta mengabdi kepada masyarakat khususnya dalam bidang penyiapan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat yaitu air bersih," sebut Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Apalagi dengan kondisi geografi Kabupaten Kutim yang begitu luas, wilayah tidak kekurangan air baku. Namun belum secara merata masyarakat dapat menikmati layanan air baku Perumda TTB Kutim.
"Harus memberikan inovasi yang bisa dikembangka supaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal," sebutnya.
Ia meminta keberhasilan yang sudah diraih agar terus dipertahankan. Untuk kemudian dijadikan tolok ukur kinerja Perumda TTB Kutim di masa datang. Tentu harus bisa saling bersinergi agar mampu bergerak cepat.
Dapat merealisasikan program kerja yang sudah direncanakan mengacu kepada visi dan misi Kabupaten Kutim. Sehingga program pemerintah bisa berjalan sesuai yang direncanakan,
"Harus mengambil tindakan tegas terhadap hal yang sekiranya dapat merugikan perusahaan agar segala aktivitas dan kinerja perusahaan tidak tehambat," tutupnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Bambang Irawan