Ardiansyah menyampaikan lima prestasi terbaik Kutim dalam setahun terakhir yang telah berhasil memperoleh beberapa penghargaan antara lain penghargaan SAKIP Award dari Kementerian PAN-RB pada tahun 2020, Terbaik kedua bidang pengembangan holtikultura kehutanan dan pramuka tingkat Kaltim 2020.
"Ada juga penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI yang diterima secara terus menerus dari 2016-2020, kemudian ditahun 2021 menerima WDP (Wajar Dengan Pengecualian)," sebut Ardiansyah
Penghargaan terbaik bidang kepramukaan dan pengembangan holtikultura serta penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga diraih Kutim.
"Penghargaan KLA akan diserahkah sebagai kado hari jadi Kutim bertepatan perayaan HUT besok," sebutnya.
Tak bisa dipungkiri ada beberapa hal yang belum bisa dicapai secara maksimal Pemkab Kutim.
"Diantaranya adalah agribisnis di Kutim yang memang belum banyak muncul dan berkembang padahal kesempatannya masih sangat terbuka lebar," bebernya.
Sektor agribisnis ini yang memang menjadi penopang kehidupan ekonomi kerakyatan sehingga dapat memberikan mulitplyer effect terhadap sektor perkebunan maupun pertanian.
"Sebab kedepan dari perkebunan kelapa sawit berpotensi untuk membuat olahan seperti sabun atau kosmetik. Makanya sektor agribisnis akan terus dikembangkan dan dimaksimalkan," tutul Ardiansyah.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur