"Kami melakukan sosialisasikan program bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memahamkan kepada siswa khususnya para generasi muda untuk meminimalisir angka kecelakaan," katanya.
Program IAABL ini menjadi kebutuhan keselamatan berlalu lintas untuk diterapkan kehidupan sehari-hari mengingat jalur akses wilayah Kota Sangatta sering dilalui kendaraan alat berat. Sehingga melakukan inisiatif melakukan langkah preventif mencegah terjadinya kecelakaan.
"Dengan mensosialisasikan pentingnya mengetahui tips berlalu lintas sesuai SOP (standar operasional prosedur) bagi pelajar," paparnya.
Diakui sebelumnya pihaknya telah mengadakan program semacam ini secara tatap muka namun karena Pandemi Covid-19 sehingga beralih konsep secara virtual dengan sasaran ke sekolah-sekolah yang ada di Kutim.
"Sejak pandemi Covid-19 kami mengubah konsep secara daring atau virtual yang merupakan perdana dilakukan saat ini. Kami berterima kasih kepada pihak sekolah bisa menjalin kerjasama mensosialisasikan program IAABL bersama sejumlah murid kelas X," tambahnya.
Kepala SMK Negeri 1 Sangatta Utara, Supriadi mengapresiasi PT Pamapersada yang sudah menjadi mitra sekolah untuk melakukan sosialisasi program di bidang pendidikan.
"Memang jauh-jauh hari pihak managemen telah melakukan koordinasi untuk melakukan kegiatan sosialiasi aman berlalu lintas. Sasarannya bagi siswa kelas X untuk dapat pehamaman berkendara dengan baik dan aman," sebutnya.
Sebab dengan adanya pemahaman yang baik tata cara berlalu lintas dapat menambah wawasan dan mengurangi resiko kecelakaan. Harapannya siswa memahami berkendara yang aman ketika berangkat maupun pulang dari sekolah.
"Alhamdulillah sebanyak 288 siswa/i antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Semoga dengan adanya bekal yang dimiliki diharapkan agar tidak melanggar rambu-rambu berlalu lintas," tandasnya.
Penulis : Zulhamri
Editor : Bambang Irawan