Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko mengatakan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban tidak hanya dipusatkan di Mapolres, tapi juga di Polsek-polsek dengan tujuan menghindari kerumunan warga saat pembagian hewan kurban.
“Walaupun dalam keadaan pandemi, kami tetap berkurban seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, saat ini merebaknya wabah Covid-19 dengan munculnya varian virus baru sehingga kami pilih alternatif agar tidak terjadi kerumunan warga,” sebut Welly kepada korankaltim.com Rabu (21/7/2021) hari ini.
Pendistribusian kantong daging juga dilakukan dengan pengantaran secara door to door oleh anggota ke rumah-rumah warga yang berhak menerima dimana Bhabinkamtibmas yang membagi daging kurban tersebut karena mereka yang sering bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi mereka yang lebih tahu warga yang lebih berhak menerima.
“Jadi proses penyembelihan hewan kurban hingga penyalurannya dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat agar tidak ada timbul klaster baru pasca Iduladha," tegas Welly.
Pola jemput bola bukan kali ini saja diterapkan namun sudah diberlakukan saat kegiatan operasi yustisi terkait pemberlakuan PPKM Mikro secara serentak.
Selain menyerahkan daging kurban Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan PPKM. Cara ini dianggap cukup jitu, karena dilakukan dengan cara yang humanis.
“Minimal mengurangi beban mereka. Situasi seperti ini kita tidak boleh saling menjatuhkan. Disinilah kita diuji, sejauh mana kepedulian kita terhadap sesama,” tutup Welly.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur