Dari jembatan tim dan warga mendapati WY menangis histeris di ketinggian antara besi jembatan yang membuat sejumlah warga berusaha memberikan nasehat agar tidak melanjutkan aksi nekatnya. Namun WY tak mendengarkan teriakan dari orang-orang di jembatan dengan tetap meloncat ke sungai di bawah jembatan.
Tim SAR pun langsung mempersiapkan upaya evakuasi di bawah jembatan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi WY. Satlantas Polres Kutim melakukan penanganan arus lalu lintas dengan mengatur kecepatan pengendara yang melintas di jembatan.
Kanit Dikyasa Satlantas Polres Kutim Aipda Wahyu Winarko menuturkan sebelum mengetahui aksi nekat WY, pihaknya sedang melakukan penjagaan di pos penyekatan akses kelaur masuk Kutai Timur dan mendapat kabar dari warga.
Lokasi kejadian sendiri tak jauh dari tempat pos penjagaan penyekatan. "Kebetulan kami sedang melaksanakan pengamanan di pos Operasi Ketupat Mahakam 2021, tiba-tiba ada informasi ada seseorang yang hendak loncat dari Jembatan Pinang," kata Wahyu.
WY oleh tim SAR Gabungan sempat dibujuk untuk turun dari atas jembatan menggunakan tangga, namun selalau menghindar ke sisi lain sembari berteriak dan menangis. "Pemuda itu tak bisa dibujuk untuk turun dan tetap nekat meloncat ke sungai. Kami langsung melakukan pencarian dan berhasil mendapatkan dia untuk dievakuasi," ungkap Wahyu.
Setelah dievakuasi dengan cara mengangkat pemuda tadi yang sudah dalam kondisi lemas ke darat, tim bergegas membawanya ke rumah sakit terdekat. "Belum dapat dipastikan indikasi percobaan nekat pemuda itu, tapi dugaan sementara lagi frustasi atau sedang ada masalah hingga mengalami depresi," jelas Wahyu.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur